Wednesday, August 8, 2012
Lusuh
Hujan kembali tertumpah
Deras bagai sumpah serapah
Seorang bocah berbaju lusuh
Bersepatu usang tak kalah lusuh
Di bawah lampu merah
Dengan bekas botol air mineral
Yang dijadikannya alat musik
Meningkahi suaranya yang parau
Sedikit sengau, tanpa aturan
“bukan salah kami jadi begini
mengamen memohon sedikit rejeki
kami hanyalah sebagian korban orang-orang berdasi
yang mengaku wakil rakyat negeri ini!”
begitulah …
lagumu membuat telinga gatal
suaramu tak tumbuhkan iba
semua mata menyipit dan mengeryit
tanpa satu rupiahpun kau terima
mobil melaju tanpa peduli
hujan deras tak juga berhenti
kini tak hanya baju dan sepatumu
bahkan mulutmu pun menjadi lusuh
Bogor, 160612
** DM **
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment