Thursday, March 8, 2018

Lukisan Malam Yang Berserak

tiba-tiba sebuah ketukan memecah hening
menyentak lamunan yang membuat pening
sepasang matamu setia menanti jawaban
sementara kata-kataku kembali tertelan
dulu, kita melukis malam bersama
berbagi kanvas, berbagi kuas
merenda tepian cakrawala
menangkap bintang-bintang liar
menata hingga sinarnya teratur sempurna
lalu, hujan menghapus semuanya
tawamu lenyap, darahku seketika membeku
tiupan angin menghempas arsiran rindu
menghitam kelamkan warna-warni yang nyaris jadi pelangi
seribu kali kau memberi isyarat
seribu kali pula hatiku terlapisi karat
kanvas kini terkoyak, semua kuas telah rusak
lukisan malam pun merepih dan berserak

Bogor, 08032018

No comments:

Post a Comment