Thursday, March 8, 2018

Perempuan Bermata Lelah

Jelang malam
Siluetmu membayang
Sesak dada lebam
Setengah asa nyaris hilang
Perempuan bermata lelah
Lukisan raga dan hatimu nan gundah
Oleh gerak langkah terpasung dogma
Hingga menangis pun tak lagi kuasa
Aku tak pernah menyesal terlahir dari rahimmu
Rahim tangguh yang tak pernah mengeluh
Kau ajarkan arti setia walau terluka
Tapi sungguh, aku tak bisa melakukannya!
Perempuan bermata lelah
Terngiang keroncong dan campursari
Yang sering kau dendangkan setiap hari
Suaramu bergetar, matamu terpejam, menikmati perihnya hati
Ingatkah Ibu
Aku berjanji hendak membahagiakanmu
Membebaskan belenggu jiwamu
Namun kau memilih berlalu
Dengan dua patah kata
"Aku lelah"

No comments:

Post a Comment