Tuesday, September 21, 2010

Ketika Anak-anakku Bertanya Tentang Ibu Pertiwi

hamparan zamrut khatulistiwa
gemah ripah loh jinawi
murah sandang murah pangan
industri bagai hiasan negeri
tawa bocah-bocah sekolah memecah pagi
alam tersenyum, angin beraroma melati


itu dulu,nak!
aku menjawab bangga
saat anak-anakku betanya
benarkah ibu pertiwi kaya raya?


Lantas aku bernyanyi
Hingga berurai airmata
Mengisahkan kekayaan negeri
Yang telah dicuri dan digerogoti
Tanpa bisa mereka nikmati


Ketika anak-anakku kembali bertanya
Kenapa pencurinya nggak ditangkap polisi?
Kita tak lagi tahu mana polisi mana pencuri, Nak
Mereka bernaung di bawah atap yang sama
Bahkan baju yang mereka kenakan pun berwarna serupa ...


Ku menjawab tanpa menghilangkan kebanggaanku pada ibu pertiwi
yang semakin tua dan semakin hampir tak mampu berdiri.



Bogor, Agustus 2010

** DM **



No comments:

Post a Comment