Thursday, July 30, 2009

Cinta dari Kota Tua

kau menyapa di ujung jenuhku
membawa cerita tentang kota tua
di mana ariari kita dikubur pada tanah yang sama
serta aroma masakan ibuku dan ibumu, bahkan jerit lokomotif
yang mengepulkan asap berwarna serupa


saat gelak menyibak jejak nostalgia
kisah kita yang mengepompong kini terbuka
menjelma harubiru kupukupu bersayap pelangi
menyusuri sepanjang jembatan memori yang terlewati


mungkin aku bukan perawanmu yang menimbang pinangan
dengan janji mahkota kesucian
aku hanya ingin terlahir dan kembali pada fitrahku
untuk melengkapi tulang rusukmu ...


** seperti pintamu yang mengajakku menikmati masa tua di kota legenda

No comments:

Post a Comment