Thursday, July 30, 2009

LELAKI TUA

* bersandar lemas di kursi malas
pandangan tuamu menerawang tanpa batas ....


kau membabtis diri sebagai raja sebuah huma
sementara anak istri hanyalah kawula pengikut sabda
ucapmu adalah veto, lakumu titah ratu
namun kau lupa, bahwa roda akan membawamu ke langit senja
dan dalam perjalananmu, setiap titik debu menyerap egomu satu persatu


** hanya wanita mulia itu yang sanggup menambal helai kesabaran setiap kali kau mengoyaknya ...

No comments:

Post a Comment